Maha Suci Allah SWT
yang telah menciptakan makhlukNya berpasang-pasangan.
Ya Allah, perkenankanlah dan Ridhoilah putra-putri kami :

Lilis Lisnawati, SE.

Putri
Alm. Bpk. Edih Tarhedih & Ibu Enah Suhaenah

Rengga Nugroho Adi Suprapto, SH

Putra
Bpk. H. Ujang Suprapto & Ibu Hj. Nana Priatna

Untuk Melaksanakan Syari’at Agama-Mu, Mengikuti Sunnah-Mu
dalam membentuk keluarga yang Sakinah, Mawaddah Wa Rohmah.
Maka Izinkanlah kami menikahkannya.

OUR SPECIAL

Wedding Event

Akad Nikah

Bertempat di:
Hall LEMBAH CIREMAI Restaurant
Jl. Raya Kuningan - Cirebon KM.4, Kel. Cibentang, Kec. Kramatmulya, Kab. Kuningan, Prov. Jawa Barat

Sabtu,
30 Mei 2020

09.00 - 11.00 WIB

Resepsi Nikah

Bertempat di:
Hall LEMBAH CIREMAI Restaurant
Jl. Raya Kuningan - Cirebon KM.4, Kel. Cibentang, Kec. Kramatmulya, Kab. Kuningan, Prov. Jawa Barat

Sabtu,
30 Mei 2020

11.00 - 15.00 WIB

WE'RE GETTING MARRIED

Countdown Timer

00 days 00 hours 00 minutes 00 seconds

WE LOVE EACH OTHER

Our Prayer

"Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir"
- AR-RUM 21 -

Love Story of Lilis & Rengga

Bali 20 -22 November 2019; adalah awal dari cerita kami. Di mana kala itu aku (Lilis) dan dia (Rengga) berjumpa pada suatu kegiatan yang diadakan oleh Bapenda Kab. Cirebon, dan dihadiri oleh beberapa perusahaan/ undangan, termasuk salah satunya kantorku. Ketika itu aku hanya sebagai peserta kegiatan, sedang aku mengenal dirinya hanya sebatas tahu bahwa dia adalah staf pelaksana di kegiatan itu. Berawal dari sebuah sapa di salah satu kedai oleh-oleh, dia lalu meminta kontak Whatsapp-ku. Sungguh sangat canggung dan kaku, lucu sekali jika kami mengingatnya. Karena baru kenal dan itu pun dalam sebuah kegiatan kedinasan, kami masing-masing saling memanggil dengan sebutan Bapak dan Ibu.

Bali; tak ada kenang-kenangan berdua di sana, hanya sekadar foto dan jalan berdua pun tak ada. Kami berdua disibukkan dengan kegiatan bersama teman-teman kami sendiri. Kedekatan kami pun justru bermula ketika kami pulang dari pulau Dewata.

Sepulangnya dari Bali, Rengga kerap mengajak Hangout. Hanya saja aku sering menolak, karena belum bisa membuka hati untuk yang baru. Namun, dia tak pernah kunjung berhenti mendekat dan mengajakku untuk bertemu. Pada akhirnya atas dasar rasa sungkanku karena sering menolaknya, maka pada hari itu, Kamis tanggal 12 Desember 2019 aku menyetujui ajakan makan siangnya di salah satu tempat makan favoritku.

Saat itulah kami untuk pertama kalinya bertemu dan berbincang panjang-lebar untuk saling mengenal satu sama lain. Awalnya aku sempat berpikir jika dia tak serius untuk hubungan ini, namun nyatanya dia tak pernah berhenti untuk menunjukkan perhatiannya. Pun tak jarang dia menawarkan diri untuk mengantar dan menjemputku bekerja.

Di situlah aku melihat keseriusannya. Terlihat dari ucapan dan perlakuannya padaku. Juga ketika dia berucap untuk mengajakku menuju hubungan yang lebih serius dari sekedar pertemanan. Bukan sekedar hubungan pacaran atau main-main, akan tetapi sebuah rencana besar untuk menyempurnakan agama kami. MasyaAllah aku sangat terharu kala itu. Ketika kami baru kenal beberapa minggu saja, tapi dia mampu seyakin itu padaku.

Aku pun lalu memintanya untuk datang ke rumah orang tuaku di Kuningan. Tak butuh waktu lama untuk dia menyanggupinya, pada tanggal 22 Desember 2019, tepat pada hari Ibu dia datang menjumpai orang tuaku. Sebuah perjuangan yang patut diapresiasi, perjalanan dari Ciwaringin ke Kuningan, dengan hanya bermodalkan Google Map.

Kini aku seperti dapat melihat masa depan bersamanya. Semoga apa yang akan kami jalani adalah apa yang telah Allah restui. Aamiin.

Maha suci Allah, yang telah menggariskan pertemuan dua insan dan membuat hati keduanya saling terpaut. Sebuah pertemuan singkat yang tak pernah terbayangkan akan berkelanjutan pada akhirnya. Aku ingat betul, kala aku ingin meminta izin Mamah untuk berangkat ke Bali, Mamah berucap doa agar aku dapat menemukan jodoh di sana. Dan ternyata hal yang sama terjadi pada Rengga, dia pernah bercerita bahwa ibunya juga sempat berdoa agar Rengga segera bertemu dengan jodohnya, sesaat sebelum keberangkatannya ke Bali.

Sedikit cerita singkat tentang pertemuan kami, semoga pertemuan singkat ini, melahirkan kebahagiaan yang panjang bagi kami, dan sebuah harapan seperti umumnya sepasang pengantin, semoga kelak kami menjadi kelurga yang Sakinah, Mawaddah & Rahmah. Aamiin

Beberapa momen kebahagiaan yang telah dan ingin kami ukir:
Tanggal 20-11-2019
Pertama kali berjumpa.
Tanggal 02-02-2020
Dua keluarga bertemu. Meminta doa restu untuk merencanakan pernikahan.
Tanggal 29-03-2020
Melangsungkan lamaran.
Tanggal 30-05-2020
Melangsungkan Pernikahan.

KIRIMKAN PESAN

Untuk Kedua Mempelai

Turut Mengundang:

1. Yth. Bapak H. Uung Abdul Syakur, SH., MH.
2. Yth. Bapak Drs. H. Diki Ahmad Sodikin, MM.
3. Yth. Bapak Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si. (Sekretaris Daerah Kab. Cirebon)
4. Yth. Bapak Drs. Erus Rusmana, M.Si. (Kepala BAPPENDA Kab. Cirebon)
5. Yth. Bapak Anet Yulisthian, SE. (Pimpinan Cabang BJB Sumber)
6. Segenap Family

Jasa Pembuatan Undangan Online | UndanganPernikahan.org